Si Kecil yang POWER FULL (Bag. Kedua) / DHCP
Pada bagian kedua ini penulis akan mencoba untuk menulis tentang pengunaan distro Linux yang kecil tapi Dasyat kegunaan nya “Zeroshell” sebagai DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol).
DHCP berfungsi guna meminjamkan dan mendistribusikan IP Address kepada setiap client yang terhubung jadi client tidak usah memiliki IP Address.
- Jalankan Zeroshell dengan cara membuka browser internet anda dan masukan IP nya contoh http://192.168.0.75
- Klik pada pilihan DHCP pada menu utama dan klik tombol New di bagian kanan atas halaman.
- Kemudian pada jendela yang muncul, pilih subnet dari alamat IP yang akan Anda buat untuk IP Client yang akan terhubung dengan server ( misalnya 192.168.0.0 /255.255.255.0 jika IP adalah 192.168.0.1 atau jika 192.168.1.0/255.255.255.0 IP adalah 192.168.1.1), dan klik OK.
- Buat range IP yang akan dpinjamkan ke pada client seperti 192.168.1.50 - 192.168.1.60.
- Jika ada client tertentu yang akan menggunakan IP Statik, klik tombol Add di bagian Static IP Entries, input yang diinginkan IP dan alamat MAC dari klien, dan klik OK.
- Pada bagian Gateway dan DNS isikan dengan IP internal Modem DSL anda dan khusus untuk DNS isikan dengan IP DNS Internet Provider anda contoh IP DNS Speedy 202.134.0.155 dan DNS 2 202.134.2.5
- Pastikan menceklist pada bagian enable dan tekan tombol save.
DHCP server dengan menggunakan Zeroshell telah selesai di konfigurasi selanjutnya tinggal anda melakukan renew IP pada computer client guna mendapatkan IP DHCP dari Zeroshell. Dalam tulisan mendatang penulis akan mencoba guna membuat Internet Gateway dan Proxy dengan menggunakan “Si kecil yang Power Full”.
muhamad sudarmono
June 6th, 2009 at 3:55 am
ni lg donlot zeroshell versi terbaru
. sejak brdirinya warnet sini pake zeroshell loh 